Paralegal LBH Jakarta

1. Pengertian Paralegal

Istilah Parelagal, ditujukan kepada seseorang yang bukan advokat, namun memiliki pengetahuan dibidang hukum, baik hukum materil maupun hukum acara, dengan pengawasan advokat atau organisasi bantuan hukum, yang berperan membantu masyarakat pencari keadilan. Paralegal ini bisa bekerja sendiri di dalam komunitasnya atau bekerja untuk organisasi bantuan hukum.

Karena sifatnya membantu penanganan kasus atau perkara, maka paralagal sering juga disebut dengan asisten hukum. Dalam praktek sehari-hari, peran paralegal sangat penting untuk menjadi jembatan bagi masyarakat pencari keadilan dengan advokat dan aparat penegak hukum lainnya untuk penyelesaian masalah hukum yang dialami individu maupun kelompok masyarakat.

2. Syarat Menjadi Paralegal LBH Jakarta

Untuk menjadi Paralegal, seseorang paling tidak harus mengikuti pendidikan paralegal, baik itu pendidikan dasar, maupun pendidikan lanjutan. Selain itu paralegal harus memegang kode etik, antara lain : menjunjung tinggi keadilan, kebenaran, dan hak-hak asasi manusia, memiliki rasa percaya diri dan keberanian untuk menegakkan keadilan dengan berbagai resiko, tidak menyalahgunakan peranannya untuk kepentingan atau kepentingan pribadi

3. Siapa Yang Bisa Menjadi Paralegal

  1. Pemimpin Komunitas
  2. Ketua Suku
  3. Pemuka Agama
  4. Tokoh Pemuda
  5. Mahasiswa
  6. Aktivis Serikat Buruh
  7. Aktivis Serikat Tani
  8. Guru
  9. Dan Anggota Komunitas Masyarakat Lainnya.

4. Pendidikan Paralegal LBH Jakarta

Seseorang yang menjadi Paralegal, tidak mesti seorang sarjana hukum atau mengeyam pendidikan hukum di perguruan tinggi. Namun ia mesti mengikuti pendidikan khusus keparalegalan. Di dalam pendidikan khusus ini, paralegal di berikan beberapa pengetahuan dasar serta beberapa keterampilan dasar.

Beberapa pengetahuan dasar tersebut meliputi :

  1. Penghantar Hak Asasi Manusia
  2. Sistem Hukum di Indonesia
  3. Hukum Pidana
  4. Hukum Perdata

Sedangkan beberapa keterampilan dasar itu meliputi :

  1. Analisis Sosial
  2. Teknik Investigasi
  3. Teknik Membuat Dokumen Hukum
  4. Teknik Pengorganisasian, Teknik Mediasi & Negosiasi
  5. Pendokumentasian Kasus, Starategi Advokasi
  6. Mekanisme Kerja

5. Ruang Lingkup Kerja Paralegal LBH Jakarta

Dalam konteks pemberian bantuan hukum, Paralegal menjalankan peran-peran sebagai berikut :

1. Memfasilitasi pembentukan organisasi rakyat

Memfasilitasi dan memotifasi masyarakat untuk mengorganisir dirinya dalam menghadapi masalah-masalah mereka, disamping membantu mereka untuk membentuk organisasi mereka sendiri.

2. Melakukan analisis sosial

Untuk membantu Paralegal dan masyarakat agar memahami sifat struktural dari perkara sehingga dapat menemukan bagaimana jalan pemecahan terhadap persoalan-persoalan.

3. Membimbing, melakukan mediasi (perantara)

Memberikan bimbingan dan nasehat hukum serta melakukan mediasi dalam perselisihan yang timbul di antara anggota masyarakat.

4. Jaringan Kerja

Menjalin hubungan kerja dengan organisasi-organisasi dan kelompok-kelompok lainnya serta individu-individu (wartawan, peneliti) guna mendapat dukungan terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.

5. Advokasi

Melakukan advokasi dengan mengangkat persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat ke permukaan, sehingga diperhatikan oleh para pembuat keputusan dan dapat mempengaruhi keputusan mereka. Dalam hal tertentu yang dimungkinkan oleh hukum dan peraturan yang berlaku Parelagal dapat mewakili, mendampingi dan / atau memberikan bantuan hukum pada masyarakat atau perorangan dalam penyelesaian kasus dihadapan pemerintah, pengadilan atau forum-forum peradilan lainnya.

6. Mendidikan dan melakukan penyadaran

Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hak-hak mereka, memberikan informasi tentang hukum-hukum tertentu yang dapat melindungi mereka, memberikan informasi mengenai program pengembangan dan kesejahteraan masyarakat yang dilaksanakan pemerintah dan bagaimana caranya untuk berpartisipasi dalam melaksanakan program-program tersebut.

7. Mengkonsep surat-surat

Membimbing masyarakat untuk membuat surat permohonan pengaduan, pernyataan tertulis, petisi, dan surat resmi lainnya

8. Membantu Pengacara Publik

Bilamana terdapat kasus-kasus yang harus ditangani oleh seorang pengacara, Paralegal dapat membantu pengacara publik dalam kegiatan pemberian Bantuan Hukum.

9. Mendampingi masyarakat untuk melakukan aksi protes dan audiensi

Menggerakan masyarakat untuk melakukan aksi protes dan audensi terhadap tuntutan-tuntutan meraka kepada pemerintah yang terkati.

10. Dokumentasi

Mencatat secara sistematis kronologis peristiwa-peristiwa penting dalam masyarakat yang berkaitan dengan perkara dan mereka kegiatan-kegiatan yang dilakukan paralegal. Paralegal harus menyimpan arsip-arsip yang menyangkut kasus-kasus yang ditangani dan salinan surat-surat penting khususnya yang mempunyai kaitannya dengan perkara. Paralagal juga harus membuat pertanggungjawaban keuangan

11. Bantuan Hukum

Memberikan jalan pemecahan awal dan secepatnya dalam hal terjadi keadaan darurat melakukan pencegahan awal.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *